Semua Umat di Bali harus Menjaga Bali
BALI yang dikenal dengan keramahannya, sikap toleransi yang tinggi,budaya & keindahannya, sehingga tidak salah di katakan ''Bali Sorganya Dunia''. Suatu fenomena yang tidak dapat dielakkan dan dimungkiri, di mana ada ketenaran dan kemajuan pastilah di sana ada yang iri, tidak senang dan berusaha untuk menghancurkannya.

Begitu juga yang tengah terjadi pada Bali saat ini,banyak oknum yang tidak bertanggung jawab dan tidak beretika dengan berusaha menjadi ''siluman gentayangan'' demi hancurnya Bali yang kita cintai. Seperti dikatakan seorang pengamat agama, ''banyak mata yang siap menyebarkan bisa (racun) di Bali, sehingga si gadis Bali (Bali) terserang virus dan akhirnya akan mati'', kalau tidak secepatnya ditanggulangi.

Siluman yang gentayangan bertujuan menghancurkan Bali seperti terorisme, perampokan, koruptor dan lain-lain. Belakangan ada selebaran/status di jejaring sosial yang isinya memprovokasi masyarakat Bali dengan mencela dan menjelek-jelekkan agama tertentu yang ada di Bali.
Masyarakat Bali agar jangan terprovokasi dan menuduh siapa-siapa terkait ulah dari ''siluman'' ini, tetapi marilah kita bersama, baik umat Hindu, Islam, Buddha, Kristen dan aliran kepercayaan lainnya agar introspeksi ke dalam, dengan sikap saling menghormati, mengingat Bali selama ini sudah aman, tenteram, penduduk hidup rukun saling menghormati satu sama lain.
Tetapi, kita jangan terlelap dalam mimpi indah, dalam sanjungan orang lain, mari kita jaga dan pertahankan Bali bersama-sama dengan tidak pandang SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), demi ajegnya Bali dan tercapainya kehidupan yang harmonis serta tingkatkan persatuan dan kesatuan dalam kerangka NKRI (satyam eva jayate).
Agunk Yudhi



